Breaking News
Ranwal RPJMD Kota Blitar, Ini Masalahnya!

Ranwal RPJMD Kota Blitar, Ini Masalahnya!

Rancangan awal (Ranwal) RPJMD Kota Blitar 2021-2026 telah diserahkan Walikota Blitar kepada DPRD Kota Blitar untuk dibahas untuk bisa disepakati bersama. (Ranwal) RPJMD ini menjadi tonggak perencanaan pembangunan Kota Blitar kedua bagi Walikota terpilih. Pada periode pertama, Walikota  Santoso telah menjadi Walikota Blitar dengan masa 9 bulan sejak Mei 2020.

Di sisi lain Ranwal RPJMD 2021-2026 akan menjadi  dokumen perencanaan tahap 5 (terakhir) dari RPJPD Kota Blitar 2005 – 2025.  Karena itu, isu-isu strategis pembangunan Kota Blitar 5 tahun ke depan harus mampu dipastikan memantapkan indikator hasil pembangunan 20 tahun terakhir.

Platform politik Walikota Santoso adalah visi Terwujudnya KOTA BLITAR KEREN, Unggul, Makmur, Bermartabat”. Selain visi ini akan sulit dipahami masyarakat, juga belum relevan dengan isu strategis daerah ini. Indikator kinerja utama (IKU) dalam Ranwal RPJMD juga belum bisa dikatakan akurat.  IKU di Ranwal menurut sebagian kalangan belum bisa memandu pembangunan Kota Proklamator untuk lima tahun ke depan.

Menurut Madekhan Ali, analis kebijakan publik Prakarsa Jatim, “rumusan ketetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) di Ranwal terlalu banyak. Dibutuhkan penyederhanaan, dari 16 IKU menjadi 5 IKU saja sudah cukup. Jauh lebih penting dari jumlah IKU adalah upaya menetapkan target IKU di RPJMD yang lebih progresif dan proporsional”.

REKOMENDASI TARGET

 INDIKATOR KINERJA UTAMA KOTA BLITAR 2021-2026

NO IKU REKOM REVISI TARGET CAPAIAN
2021 2022 2023 2024 2025 2026
Indeks Demokrasi Indonesia Ranwal 82,98 83,25 83,5 83,75 84 84,25
Rekom Perbaikan 82,98 83,5 84 84,5 85 85,5
Indeks Pembangunan Manusia Ranwal 78, 57 78,58 78,59 78,60 78,61 78,62
Usul Perbaikan 78,58 79 79,5   80 80,5 81
%Tingkat Kemiskinan Ranwal 7,78 7,26 7,21 7,16 7,11 7,06
Usul Perbaikan 7,7 7,1 6,5 6 5,5 5
Indeks Infrastruktur Daerah Ranwal 58,07 58,27 58,37 58,47 58,57 58,67
Usul Perbaikan 58.1 58.5 59 59,5 60 60,5
Indeks Reformasi Birokrasi Ranwal 66.16 68 70 72 74 76
Usul Perbaikan 66,16 70 75 80 85 85

Sumber: analisis statistik oleh Prakarsa Jatim

Hasil analisis Prakarsa Jatim, target  Indikator Kinerja Utama (IKU) Kota Blitar 2021-2026 masih terlalu rendah. Kata Madekhan, model ditarget rendah itu untuk mengamankan ketercapaian tingkat capaian kinerja. Semakin rendah ditarget, maka pencapaian target kinerja  semakin mudah untuk Pemkot Blitar. IPM Kota Blitar, mestinya di akhir 2026 sudah pada angka lebih dari 80, namun di Ranwal masih ditarget di angka 78. Demikian pula dengan prosentase kemiskinan, di akhir 2026 idealnya Kota Blitar sudah mampu menekan angka kemiskinan di bawah 5%.

IKU semestinya agregat dari IK setiap tujuan dan indicator sasaran urusan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Terlalu banyak IKU akan mempersulit evaluasi pengukuran tingkat capaian kinerja kepala daerah. Sekaligus, target tidak harus ditetapkan terus meningkat/menurun setiap tahun. Target harus realistis sesuai kondisi formula pembentuknya.

IKU harus dibuat sespesifik mungkin dan juga harus mengacu pada hal yang akan diukur oleh indikator tersebut. Dalam rangka efisiensi dan efektivitas pencapaian kinerja, maka BAPPEDA Kota Blitar harus segera menyusun daftar IK Daerah dengan berpedoman ruang lingkup kewenangan pemda sesui peraturan perundang-undangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>