Breaking News

TEKNOLOGI; ANTARA ADAB DAN ILMU

Menghormati Yang Lebih Tua

Oleh: M. Yepta Adiarta

Teknologi sangat berperan penting dalam dunia keilmuan, bagaimana tidak, akses informasi apapun bisa didapatkan dengan mudah oleh siapapun dan kapanpun dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi melalui internet.

Namun yang sangat perlu diperhatikan di era digital sekarang ini adalah menyeimbangkan antara adab dan ilmu, hal ini semata-mata agar ilmu yang didapatkan bisa digunakan dengan bijak dengan tetap memperhatikan faktor kebermanfaatan.

Bahkan dalam sebuah kutipan Albert Einstein menyatakan “ science without faith is blind, fait without science is lime” yang artinya ilmu tanpa iman adalah buta, iman tanpa ilmu adalah lumpuh.

Tentu kutipan Einstein diatas sangat bermakna dalam apabila mampu kita renungkan dengan baik, bagaimana seseorang yang berilmu tanpa ada iman (adab) justru akan sangat berbahaya bagi ilmu itu sendiri, karena tidak adanya kontrol dari dalam diri untuk bisa menggunakan ilmu yang dimiliki dengan bijak, sebaliknya juga, seseorang yang beriman/beradab apabila tidak berilmu juga tidak berarti apa-apa.

Artinya, keseimbangan dalam hidup sangat penting dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan sosial, karena dalam setiap aktifitas kehidupan, seseorang membutuhkan ilmu untuk bisa bergaul dengan lingkungan, serta memerlukan adab untuk bisa menempatkan diri sebagaimana manusia sebagai makhluk sosial, bukan individual.

Setiap kemajuan generasi pasti akan menimbulkan dampak positif dan negatif, di era digital, dampak positif yang paling dirasakan adalah akses informasi dan pengetahuan yang semakin luas dan hampir tanpa batas, sementara jika dilihat dari sisi negatifnya adalah semakin minimnya interaksi sosial antar manusia.

Salah satu contoh bagaimana ilmu tidak disertai dengan adab adalah bagaimana seseorang merasa bahwa pengetahuannya lebih tinggi sehingga dirinya tidak menghargai lawan bicaranya, ironisnya lawan bicaranya adalah orang yang lebih tua darinya.

Itulah kenapa, semestinya teknologi bisa dipergunakan untuk mendapatkan akses informasi dan keilmuan dengan bijak, serta juga dengan tidak mengesampingkan unsur adab, karena antara ilmu dan adab saling berelasi dan akan berdampak fatal jika salah satu diantaranya tidak diterapkan, salah satunya adalah dengan tetap menjaga interaksi sosial secara langsung sesama manusia, tidak cukup dengan interaksi melalui media digital yang berbasis teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>