Breaking News

Sektor Pelayanan Publik Jadi Prioritas RPJMN 2020-2024

dari kiri: prof.Dr. Mas'ud Said, MM , Dr. Wilopo, M.Ab. , Dr.M.R. Khairul Muluk., Dr. Madekhan Ali, M.Si.

dari kiri: prof.Dr. Mas’ud Said, MM , Dr. Wilopo, M.Ab. , Dr.M.R. Khairul Muluk., Dr. Madekhan Ali, M.Si.

Berdasarkan data dari World Bank Tahun 2015, IPP ( Indeks Pelayanan Publik) Indonesia masih berada pada posisi 109 dari 180 negara. Hal ini terungkap saat acara Forum Konsultasi Publik yang digelar oleh kementrian PPN/Bappenas terkait rancangan teknokratik RPJMN 2020-2024 bidang aparatur negara  yang digelar di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya pada Kamis, 28 Maret 2019 lalu.

Beberapa hal yang masih menjadi permasalahan pelayanan publik di indonesia diantaranya adalah rendahnya kreatifitas dalam pelayanan, masalah impersonal, lambatnya pengambilan keputusan serta terbatasnya kapabilitas SDM sehingga hal ini berdampak pada kekecewaan pengguna layanan/customer.

Narasumber bidang pelayanan publik dalam acara ini Dr. Madekhan Ali, M.Si yang juga merupakan direktur Prakarsa Jawa Timur mengungkapkan bahwa setidaknya ada beberapa hal dalam permasalahan pelayanan publik yang masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat seperti masalah Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengurusan dokumen kependudukan serta juga masalah perijinan, hal ini disebabkan salah satunya karena banyak daerah yang masih setengah hati dalam menerapkan E- Governance, padahal melalui pemanfaatan ICT yang maksimal, daerah akan lebih mudah dan lebih cepat dalam sektor pelayanan publik.

Salah satu hal penting juga yang tidak boleh dilupakan dalam rencana mewujudkan good Governance adalah masalah pengaduan pelayanan, selama ini banyak keluhan warga yang tidak tertangani karena minimnya respon dari penyedia layanan(pemda), atau bahkan selama ini banyak warga yang tidak tau harus mengadukan permasalahannya terkait pelayanan publik kemana karena tidak adanya fasilitas yang disediakan oleh penyedia layanan untuk menampung aspirasi warga.

Masalah pelayanan publik ini menjadi masalah yang sangat vital jika tidak segera dibenahi dan ditingkatkan kualitas pelayanannya, hal ini demi tercapainya tujuan pembangunan dalam RPJMN 2020-2024 bidang pelayanan publik melalui visi terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas dan inovatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>